Jumat, 01 Agustus 2014

Hukum Berhijab




Assalamualaikum.wr.wb

Sebagai  seorang  perempuan  muslim, kita  di  wajibkan  oleh  Allah  SWT  untuk  menutup  aurat. Salah  satunya  dengan  berhijab. sebagaimana  firman  Allah  SWT  dalam  surat  An  Nuur  ayat  31  yag  berbunyi:

Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. 

 dan  dalam  surat  Al  Ahzab  ayat  59:

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya[1232] ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Dan  pemakaian  hijab  di  indonesia  semakin  berkembang  pesat  seiring  perkembangan  zaman. Hijab  yang  sekarang  bermunculan  sudah  hadir  dengan  berbagai  macam  model  dan  bentuk  yang  menarik. Tapi  menurut  saya, hijab  tersebut  jauh  dari  kata  "SYAR'I". Karena  jika  dilihat  dari  kedua  ayat  tersebut, maka  seharusnya  hijab  menutupi  dada. Dan  kebanyakan  dari  hijab  masa  kini  tidak  menutupi  dada  dan  artinya  "TIDAK  SYAR'I"

Mungkin  sebagian  dari  anda  berfikir  kalau  hijab  yang  seperti  itu  KUNO  atau  TIDAK  MODIS/FASHIONABLE. Tapi  saya  ingatkan  bahwa  tujuan  memakai  hijab  adalah  untuk  menutup  aurat  dan  mencari  ridha  Allah  semata. Bukan  untuk  berlomba-lomba  dalam  hal  penampilan. Untuk  apa  hijab  di  bagus-baguskan  kalau  bukan  menambah  pahala  melainkan  dosa? Lebih  baik  di  katakan  jelek  menurut  pandangan  manusia  daripada  jelek  menurut  pandangan  Allah. Setuju? Mungkin  kata  anak  perempuan  zaman  sekarang  "Kalau  penampilannya  tidak  menarik  seperti  itu  siapa  yang  lirik?" Dan  kalau  sadar, jelas  jawabannya  adalah "LAKI-LAKI  YANG  BERIMAN  DAN  MENGERTI  PASAL  AGAMA-LAH  YANG  AKAN  MELIRIKMU  DENGAN  TAMPILAN  SEPERTI  ITU  DAN  MELAMARMU." Betul?

Guru  agama  saya  pernah  berkata  bahwa  kebanyakan  hijab  hanya  berfungsi  SEBAGAI  HELM. Dan  seketika  saat  itu  juga  saya  berfikir  jika  ada  polisi  yang  yang  peduli  masalah  hijab  kaum  hawa  Indonesia, mungkin  dia  akan  berbincang  masalah  hijab  pada  seseorang  perempuan  yang  akan  dia  tilang, yang  menggunakan  hijab  tidak  syar;i. Mungkin  si  polisi  akan  berkata, "Bu/Mbak  helm-nya  lain  kali  tolong  pakai  yang  SNI  ya. Lain  kali  juga  pakai  kerudung  yang  benar." Dan  mungkin  dengan  ekspresi  heran  atau  marah  dia  akan  menjawab  "Loh, pak  saya  kan  nggak  pakai  helm. Yang  saya  pakai  ini  hijab  yang  sudah  benar." "Tapi  kalau  menurut  saya  ini  helm  loh  Mbak/Bu. karena  yang  namanya  hijab  itu, menutupi  dada. Kalau  yang  ini  sih, ukuran  standar  helm. Ya  sudah, ini  surat  tilangnya." Kata  si  polisi. Anda  setuju? Kalau  tidak  ya  sudah. Semua  terserah  pada  diri  anda  masing-masing. Walaupun  saya  sendiri  masih  belum  merasa  begitu  benar  mengenakan  hijab, yah  setidaknya  kita  sesama  manusia  saling  mengingatkan.

Wassalam...